Kecantikan Akhlak


Jangan pernah menilai seseorang dari fisiknya. Fisik bisa dipoles secantik-cantiknya, seganteng-gantengnya. Fisik bisa menipu. Bahkan dengan bantuan teknologi ia bisa tampil lebih cantik dari aslinya. Fisik itu fana. Seperti waktu yang akan berubah. Maka jangan pernah iri dengan mereka yang lebih cantik atau lebih ganteng. Karena di akhirat, bukan fisik yang akan dihisab tapi amal soleh. 

Apakah cinta muncul karena fisik? Bisa jadi karena fisik, adapula yang karena kepribadian. Tapi, apa yang membuat cinta bertahan? akhlak. Akhlak adalah kunci pembuka hati seseorang. Kalau kebanyakan orang memperindah fisik, habiskanlah waktumu untuk memperindah akhlak. Akhlak bisa dipelajari, akhlak bisa dibentuk. Kita hanya perlu berjuang untuk itu. 

Yang belum menikah, fokuskanlah dirimu untuk memperindah akhlak dan pilihlah seseorang karena akhlaknya. Jangan menghabiskan waktu untuk menarik perhatian hanya karena fisik. Yang tinggal akan tetap tinggal jika hatimu baik. Jika ia pergi, berarti ia belum tepat untukmu. Tetapi, bukan berarti kamu harus tampil asal-asalan. Maksudnya, jangan sampai usahamu memperindah fisik lebih keras ketimbang memperindah akhlak. Jika harus belajar, maka belajarlah mencintai seseorang karena akhlaknya, sehingga manusia akan berlomba-lomba memperindah akhlak. 

Yang telah menikah, rumah tangga akan bahagia jika pasangan suami istri fokus untuk saling membahagiakan, saling memberi, bukan menuntut hak, saling berkasih sayang, saling memperindah akhlak, saling mengingatkan dalam kebaikan, saling mencintai karena Allah. InsyaAllah semua bisa dipelajari.

Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu” (QS at-Tahriim:6). 

2 Oktober 2018

photocredit: https://beautiful-flower-quates.wohnkultur.space/natures-beauties-2/

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.