Pernikahan: Upaya Mencintai Allah dan Syariat-Nya




Pernikahan bukan hanya bersatunya dua hati, bukan pula tentang cinta dua anak manusia yang telah halal. Pernikahan itu adalah syariat Allah. Perkara mencintai Allah dan syariat-Nya. 

Pernikahan adalah ibadah kepada Allah. Pernikahan adalah komitmen kita kepada Allah. Pernikahan adalah cara kita untuk semakin dekat kepada Allah. Kita akhirnya bisa saling menemukan dan menyemai cinta karena kita lebih dulu mencintai Allah dan syariat-Nya. Jika menikah tidak membuat kita lebih baik, jika menikah menjauhkan kita dari usaha mendekati Allah, berarti ada yang perlu dibenahi dari tauhid kita.


Pernikahan adalah upaya untuk bertumbuh. Bertumbuh dengan amal-amal shalih. Karena pernikahan itu telah melipatgandakan pahala lelaki dan perempuan. Kita tidak dinikahkan karena alasan cinta dan kecenderungan semata, tetapi karena Allah telah menjodohkan. Karena Allah telah memilih aku dan kamu menjadi kita. Pernikahan adalah rumah dimana kita merawat rindu, memadamkan ego, dan menumbuhkan kasih sayang.

Kalau kata D'masiv,
"bukan aku yang mencarimu,
bukan kamu yang mencari aku,
cinta yang mempertemukan,
dua hati yang berbeda."

2 komentar:

  1. setuju, salam kenal dari ezzyh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal mba. Saya qia :) terimakasih sudah berkunjung.

      Hapus

Diberdayakan oleh Blogger.