Law of Attraction



Apa yang kau berikan, sedang berjalan menujumu. Sama seperti apa yang kau tanam, akan kau tuai. Begitulah hukum tarik-menarik. Barat menyebutnya "Law of Attraction." Konsep ini sebenarnya sudah ada dalam nilai yang ditawarkan islam. Kebaikan itu selalu kembali dalam wujud kebaikan. Bisa jadi kembali dalam kebaikan yang sama. Bisa jadi pula datang dengan wujud kebaikan lain. Begitu pula keburukan. Jika kau berbuat keburukan, ia akan kembali padamu.

Kalau hari ini kamu masih berbuat baik, maka beruntunglah. Hasil perbuatanmu itu akan mendekatimu kembali. Selama kamu menyediakan ruang ikhlas dalam dadamu ketika melakukannya. Kenapa ada orang yang selalu beruntung, bisa jadi karena kebaikan-kebaikan yang ikhlas ia bagikan. Kenapa ada orang yang hidupnya selalu kacau. Bisa jadi karena apa yang ia berikan membawa keburukan pada orang lain dan sekitar.

Itulah kenapa kita selalu diminta bermuhasabah. Untuk memperbaiki amal-amal yang buruk. Karena siapa yang mengerjakan kebaikan seberat zarrah, akan melihat balasannya. Siapa yang mengerjakan keburukan seberat zarrah akan melihat balasannya. Tetaplah kamu berbuat baik. Meski saat ini orang-orang tak menghargai. Karena kebaikan itu akan kembali padamu, meski dalam wujud yang lain.

Sama halnya dengan jodoh, apa yang kamu cari, mungkin sedang mencarimu. Maka milikilah harapan yang baik-baik. Maka carilah yang baik-baik.

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.